Advokat Luqman Berikan Apresiasi Kepada Paminal Polda Banten Atas Kinerja Cepat Tanggapnya

By Syamsuri 24 Nov 2021, 13:30:26 WIB Hukum
Advokat Luqman Berikan Apresiasi Kepada Paminal Polda Banten Atas Kinerja Cepat Tanggapnya

BANTEN, (IN) - Advokat Luqman yang tergabung dari organisasi PPWI ,berikan Apresiasi Kepada Paminal Polda Banten yang telah membantu bekerja cepat dan tanggap atas laporannya yang merasa dan disinyalir dikriminalisasi oleh jajaran Polsek Mauk Rabu 24 November 21.

Menurut Luqman, permasalahan ini telah diketahui oleh masyarakat luas dari pemberitaan media yang  sebelumnya bahwa atas tindakan dugaan  kriminalisasi yang diterima olehnya dari jajaran Polsek Mauk Tangerang Banten, dan setelah sekian lama bersabar akhirnya, Luqman melaporkan tindakan Polsek Mauk terhadap dirinya ke Propam disemua tingkatan baik Polres Tangerang Kota, Polda Banten Maupun Mabes Polri. 

Namun demikian tak hanya mem Propamkan jajaran Polsek Mauk tetapi Luqman juga melaporkan balik tindakan pidana perbuatan tidak menyenangkan, penghinaan pribadi dan profesi pengacara serta fitnah penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai perumahan Sepatan Grande terhadap dirinya. 

Baca Lainnya :

Perlu di ketahui,kata Luqman"Kasus yang berawal dari pendampingan dan pembelaan terhadap hak client saya yang telah merasa ditipu oleh pihak perumahan Sepatan Grande dimana client tersebut telah membeli 1 unit rumah secara tunai tetapi rumah tak kunjung dibangun dan uang tak kunjung kembali, pada saat didatangi ke kantor perumahan sang oknum pegawai malah menghina merendahkan pribadi dan profesi saya dan saya hanya menempelkan sisi telapak tangan saya ke dahi sang oknum dengan sedikit dorongan tanpa meninggalkan luka sedikitpun dan disaksikan banyak orang tetapi dilaporkan oleh sang oknum ke Polsek Mauk dengan tuduhan penganiayaan dan laporan sang oknum diterima Polsek Mauk padahal dalam hal ini saya sedang menjalani tugas profesi Advokat dimana sesuai Undang Undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 pasal 16 mengatakan bahwa seorang Advokat tidak dapat dituntut secara perdata maupun pidana."ungkapnya.

Lebih lanjut"saya merasa keliru, ko bisa laporan yang seperti itu bisa diterima oleh Polsek Mauk sedangkan laporan dirinya tentang perumahan Sepatan grande di tolak Polsek Mauk dan Laporan dari sang oknum pun begitu cepatnya di proses Polsek Mauk hingga tibanya surat kepada saya untuk dimintai klarifikasinya oleh Polsek Mauk. 

Atas surat tersebut,saya merasa diri di kriminalisasi  dan tidak  mengedepankan UU Advokat dan oleh sebab itu,saya tidak bersedia datang dan mengirimkan surat sebagai gantinya yang menerangkan penolakan diperiksa menggunakan KUHP ke Polsek Mauk c/q Kanit Reskrim yang ditembuskan ke Mabes Polri, Polda Banten, Polres Tangerang Kota c/q Propam juga sekaligus melaporkan tindakan yang dirasa sebagai dugaan tindakan kriminalisasi yang disinyalir dilakukan oleh Polsek Mauk terhadap saya serta melaporkan balik oknum pegawai perumahan Sepatan grande ke Polda Banten " Ungkapnya .

Dan perlu diketahui,tepat pada tanggal 18 November 2021, saya bersama tim telah datang ke Polda Banten membuat laporan dengan terlapor adalah Oknum pegawai perumahan Sepatan grande dan ke Propam Polda Banten untuk melaporkan jajaran Polsek Mauk dalam hal ini Kapolsek Mauk dan Reskrim Polsek Mauk " Ujarnya 

Untuk itu,saya sendiri sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi tingginya atas kinerja Polda Banten dalam hal ini Propam Polda Banten yang dengan sangat ramah melayani serta sigap memproses laporan saya, terbukti dengan dipanggilnya kembali  ke Propam Polda Banten untuk memberikan keterangan tambahan pada hari Selasa 23/11/2021.

"Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya serta apresiasi untuk kinerja Propam Polda Banten yang telah begitu ramah melayani dan begitu cepat memproses laporan saya, yang sangat luar biasa oleh Propam Polda Banten, Terimakasih" Ujar Advokat Luqman di tengah kesibukannya menghadiri sidang di PN Tangerang (Team )




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment