DMI Menghimbau Untuk Tidak Membuat Aksi Yang Menimbulkan Kerumunan

By Rusdan 11 Nov 2021, 15:56:52 WIB Metropolitan
DMI Menghimbau Untuk Tidak Membuat Aksi Yang Menimbulkan Kerumunan

JAKARTA ,(IN)-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menolak permohonan izin penggunaan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan Reuni Akbar Persatuan Alumni 212 (PA 212).

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri mengatakan, alasannya karena Monas masih ditutup sejak 14 Maret 2020 lalu.

Sejak 14 Maret 2020 Monas ditutup untuk umum dan tidak ada kegiatan publik apapun yang dilangsungkan di kawasan Monas," tulis Isa dalam Surat Jawaban untuk PA 212. Penutupan kawasan Monas tersebut dilakukan demi meminimalisir penularan Covid-19.

Baca Lainnya :

Hal ini pun disebutnya sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang meminta jajarannya untuk meminimalisir kegiatan pengumpulkan massa.

"Memperhatikan hal itu, maka permohonan izin penggunaan Monas tidak bisa dipenuhi," jelasnya. Senada dengan Pemprov DKI Jakarta, pihak kepolisian juga tak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan Reuni PA 212 di Monas. 

Pandemi covid 19 semakin hari semakin landai khususnya di provinsi Dki Jakarta, yang kami harapkan pada covid 19 segera berakhir Namun demikian kita tetap harus waspada dan berjaga-jaga atau protokol kesehatan patuhi aturan pemerinyah atau aturan yang di atur oleh pemerintah agar kita terselamatkan dari covid-19 Oleh karena itu bersama-sama saya mengajak kepada para DKM masjid dan mushola khususnya di Provinsi DKI Jakarta agar kita tidak berkerumun yang kemudian menimbulkan klaster-klaster baru. Harapan dan doa kita semua keselamatan bangsa dan negara kita keselamatan seluruh rakyat Indonesia khususnya di Jakarta agar tidak terkena wabah covid 19. Ujar Ketua Pimpinan Wilayah Provinsi DKI Jakarta KH. Ma'mun Al-Ayyubi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) juga justru merasa keberatan dengan rencana reuni tersebut. Ariza meminta agar PA 212 memikirkan lagi rencana mereka untuk menggelar reuni 212. Hal ini disebabkan sekarang ini Jakarta masih dalam kondisi pandemi, sehingga kegiatan itu ditakuti dapat memicu ledakan corona yang sekarang ini sudah perlahan berhasil dikendalikan pemerintah.

"Nanti kita akan lihat ya. Sejauh ini kami minta, karena ini masa pandemi tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran kita harap dipikirkan kembali, dipertimbangkan kembali sampai Jakarta betul-betul aman," kata Ariza pada Jumat (15/10/2021).

"Rus'




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment