Pernyataan Sikap Pemuda Lamahala Se Jabotabek: Jangan Nodai Kampung Kami Dengan Ucapan Busuk Mu

By Syamsuri 26 Sep 2022, 16:29:12 WIB Daerah
Pernyataan Sikap Pemuda Lamahala Se Jabotabek: Jangan Nodai Kampung  Kami Dengan Ucapan Busuk Mu

LAMAHALA,(IN) - Merespons narasi yang disampaikan DIDUGA oleh Penjabat Bupati Lembata yang tayang pada akun youtube Froby Dake, maka kami  dari Barisan Muda Warga Lamahala Mengutuk Keras ujaran yang sangat tendensius dan sangat mendiskreditkan Lamahala. 

Narasi yang dibangun melalui video dalam akun youtube tersebut sungguh telah melukai harkat dan marwah Lamahala sebagai sebuah Lewo Tanah yang bermartabat. 

Pernyataan secara sepihak yang menuding LAMAHALA sebagai biang kerok (utama) atas peristiwa Kericuhan yang terjadi di Stadion 99  adalah sebuah justifikasi atau klaim yang OBSCUR dan juga tidak memiliki kekuatan hukum tetap. 

Baca Lainnya :

Ujaran semacam itu mengakibatkan terbentuknya opini publik secara liar yang justru berpotensi menghadirkan konflik baru secara horizontal. Sebagaimana komentar berbau rasial yang dilontarkan akun PANTANG MUNDUR dalam chanel youtube tersebut, "USIR LAMAHALA DARI TANAH LEMBATA."

Tentu saja, hal semacam ini sangat meresahkan dan bisa berdampak fatal.

Selaku pejabat publik, sangat tidak etis dan tidak bijak mengucapkan pernyataan yang inkonstitusional di ruang publik dengan menyebutkan nama kampung LAMAHALA sebagai  BIANG KEROK dan PELAKU (UTAMA) pada peristiwa kericuhan dan pembakaran di stadion 99. Karena yang memiliki kewenangan hukum dalam menyampaikan hal tersebut adalah aparat Kepolisian (itu pun dengan alat bukti yang cukup, bukan asal tuduh). Lagi pula,  secara teritorial--pada faktanya, supporter PERSEFTIM berasal dari tiga kepulauan, Larantuka, Solor dan Adonara, bukan dari Lamahala semata.

Pernyataan dalam video tersebut jelas dapat mesegregasi masyarakat. Bahkan jauh lebih "MEMBAKAR" suasana  ketimbang  lidah api. 

Mengingat, selama ini hubungan Sosio kultural masyarakat Lamahala dan warga Lembata sangat harmonis sehingga jangan sampai dirusak oleh opini liar yang disampaikan oleh penjabat bupati tersebut.

Dengan dasar pemikiran tersebut di atas *Barisan Muda Warga Lamahala* dengan ini  menyatakan PERNYATAAN SIKAP: 

1. Mengutuk dengan sangat keras pernyataan penjabat bupati Bp.MARSIANUS JAWA M.Si, tersebut

2. Kami pemuda Lamahala se-jabodetabek meminta kepada PJS BUPATI LEMBATA Bp. MARSIANUS JAWA M.Si agar meminta maaf kepada warga Lamahala dengan pernyataan sikap tertulis dan harus disaksikan kepala adat, ulama, tokoh dan kepala desa Lamahala.

3. Kami pemuda Lamahala se-jabodetabek tidak terima ucapan pejabat bupati Lembata Bp. MARSIANUS JAWA M.Si yg mengulang kata" LAMAHALA Secara penekanan Khusus terkait insiden itu, sehingga kami merasa terhina dan dijolimi dengan kata" yg berbau menghujat kebencian terhadap lewo Lamahala. 

4. Mendesak penjabat bupati Lembata Bp. MARSIANUS JAWA M.Si untuk menyampaikan permohonan maaf melalui media sosial selambat-lambatnya dalam tempo 2x24 jam

5. Menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat Lamahala selambat-lambatnya 1 Minggu setelah pernyataan kami ini.

6 Jika point' 1 sampai 5  ini tidak diindahkan kami akan mengerahkan massa masyarakat Lamahala untuk mendesak gubernur NTT, MENDAGRI  mencopot penjabat bupati Lembata BP. MARSIANUS JAWA M.Si secara tidak terhormat, dan kami akan kepung KANTOR GUBERNUR NTT DAN MENDAGRI Sebelum tuntutan kami dikabulkan, dan kami juga akan menempuh jalur hukum.


Ttd 

 *Pemuda Lamahala jabodetabek*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment