Sidang Dugaan Kasus Perdata Jadi Pidana Kembali di Gelar PN Pandeglang Banten

By Syamsuri 13 Jan 2022, 07:23:44 WIB Hukum
Sidang Dugaan Kasus Perdata Jadi Pidana Kembali di Gelar PN Pandeglang Banten

BANTEN, (IN) - Sidang lanjutan kasus dugaan kriminalisasi Perkara Perdata menjadi Pidana terdakwa MNW (inisial-red) kembali digelar di Pengadilan Negeri Pandeglang, Rabu, 12 Januari 2022.

Sidang ke-5 yang di ketuai oleh Hakim Indira Patmi,SH ini agendanya adalah menghadirkan saksi dari jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Pandeglang.

Agenda hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan penuntut umum, yang ternyata saksi yang di hadirkan penuntut umum adalah orang yang mengambil mobil dari terdakwa untuk dilakukan Pelunasan Khusus (Pelsus) ke PT.Pro Car.

Baca Lainnya :

Saksi yang berinisial E alias J ini adalah yang diduga orang yang menghilangkan mobil terdakwa.

Dalam kesaksiannya sangat jelas diakui oleh J bahwa dirinya telah membawa mobil milik terdakwa untuk dilakukan pelunasan khusus (Pelsus) ke PT.Pro Car namun karena hutangnya masih tinggi saksi tidak mampu untuk Pelsus dan saksi cuma berani di angka 40 juta.

Karena negosiasi dengan PT Pro Car tidak berhasil akhirnya mobil dititipkan ke saudara Said, dan menurut keterangannya mobil diamankan Polda Jatim entah soal kasus apa ucap J

Ujang Kosasih, SH, selaku Ketua Tim Kuasa Hukum MNW mempertanyakan kwitansi pengembalian DP ke MNW "Saudara saksi apa bunyi kalimat yang dikwitansi? Pengembalian DP kah atau take over kah atau jual beli?", saksi J menjawab pengembalian DP pak, lanjut pertanyaan dari Ujang kosasih "ada ngga bukti surat take over dari MNW kepada saksi?", saksi menjawab tidak ada.

Kemudian pada saat terdakwa MNW ditanya majelis hakim dengan pertanyaan "apa yang mendasari terdakwa memberikan mobil kepada J ?", dijawab oleh MNW"saya percaya karena J mau pelsus ke PT Pro Car dan Jabur berkata jangan takut saya sudah biasa udah 3 x melakukan Pelsus dari situlah saya percaya", ungkap terdakwa.

Senada juga diterangkan oleh Teuku Muhammad Luqmanul Hakim, SE,SH,MH, yang merupakan salah satu tim kuasa hukum MNW mendengar keterangan saksi bahwa saksi yang menghilangkan mobil milik terdakwa langsung mengatakan kepada majelis hakim agar saksi ditangkap karena jelas diakui dipersidangan bahwa dia lah yang menggadaikan mobil kepada Said dengan harga 10 Juta "mohon yang mulia tangkap saksi ini", pungkas PH asal serambi mekah aceh ini. (Red)


Nara Sumber : Teuku Luqmanul Hakim.SH.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment